JAKARTA - Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Heru Sutadi memprediksi pertumbuhan jumlah pelanggan operator seluler pada 2010 akan meningkat variatif antara 8-9 persen.
"Pertumbuhannya variatif tiap operator," kata Heru di Jakarta.
Kendati demikian, menurut Heru pertumbuhan jumlah pelanggan masing-masing operator itu, tergantung tingkat kepercayaan pelanggan dan layanan yang diberikan masing-masing operator kepada pengguna lama dan baru. Heru mengatakan, potensi pasar telekomunikasi yang paling besar untuk digarap adalah kawasan Indonesia bagian timur.
Pasalnya, selama ini, operator cenderung fokus di kawasan Indonesia bagian barat. Menurut dia, untuk bersaing mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas diperlukan strategi dari operator untuk menciptakan layanan di jejaring sosial dan layanan yang bersifat lokal.
"Persaingan di 2010 masih ramai antar operator karena itu diperlukan strategi jitu untuk menjadi leader," tukasnya.
Kendati demikian, kata Heru, Telkom masih akan menjadi leading (pemimpin) operator di Indonesia. Sementara, posisi kedua dan ketiga masih diperebutkan Indosat dan XL. Dia juga memperkirakan,pada 2010 akan terjadi akuisisi dan merger antar operator.
"Sekarang ini mereka berkonsolidasi. Mungkin, tahun depan akan terjadi merger dan akusisi untuk menjadi pemain yang kuat karena ada gap (selisih) waktu, investasi dan budaya yang kuat," tutur dia.
Pengamat telematika Onno W. Purbo menambahkan,telekomunikasi Indonesia masih akan tumbuh dan menjadi salah satu sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi di Tanah Air pada 2010. Namun, ada bebarapa tantangan yang dihadapi Kementerian Komunikasi dan Informatika ke depan.
"Salah satunya, yang paling besar adalah alokasi nomor telepon untuk NGN (next generation network) rakyat," tukasnya.
Menurut dia, jika pemerintah bisa mengalokasikan nomor telepon untuk NGN berbasis internet itu, maka sektor telekomunikasi Indonesia akan terus tumbuh. Pasalnya, nomor telepon NGN berbasis internet tersebut mulai diadopsi masyarakat.
Namun, jika pemerintah tidak bisa memberikan alokasi nomor itu, maka perkembangan telekomunikasi akan melambat. "Untuk NGN sendiri akan stagnan," imbuh dia.
Semenatara itu, Direktur Utama PT XL Axiata Tbk (XL) Hasnul Suhaimi menargetkan dapat meningkatkan jumlah pelanggan antara 3-4 juta di 2010 atau menjadi 33-34 juta pelanggan. Untuk mencapai target tersebut, kata Hasnul pihaknya telah mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/ capex) tahun depan sebesar Rp3,5-4 triliun untuk investasi di 2010. (wdi)
(J Erna/Koran SI/rhs)
SUMBER:
http://economy.okezone.com/read/2009/12/27/320/288455/2010-pelanggan-seluler-naik-9























0 komentar:
Poskan Komentar